Tampilkan postingan dengan label Cerita Pendek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Pendek. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Januari 2014

My Diary



Keluarga anugerah terbesar dalam hidupku

Keluarga merupakan hadiah dan anugerah yang sangat penting dan berharga dalam hidup saya. Ayah sosok pekerja keras dan ulet mencari rupiah demi rupiah untuk memenuhi tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga. Ibu dengan segala kesabaran dan ketulusannya mengandung, melahirkan, mendidik, dan membesarkan kami sehingga setiap jalan yang kami tapaki, dan nafas yang kami hirup menjadi sesuatu keberkahan hingga kami sperti sekarang ini. Saudara perempuan saya sekaligus teman bercanda dan berkelahi walau kadang aku sering menjengkelkan buat dia. Saudara laki-laki bagiku merupakan titipan yang harus selalu kudidik dan kujaga karena dia satu-satunya menjadi tangggung jawab terbesar setelah ayahku meninggalkan kami semua delapan tahun yang lalu. Itulah keluarga, mereka sangat berharga bagi saya, tiada satupun yang bisa mengggantikan kebahagiaan itu, karena hanya ketulusan dan kasih sayang dari mereka yang membuatku mampu bertahan meskipun banyak rintangan yang menerpa setiap langkah perjalanan yang saya tempuh.
Banyak hal yang saya dapatkan dari keluarga saya, pengalaman hidup yang terukir di setiap liku kehidupan yang saya jalani. Pahit getir hidup yang aku jalani, penuh debu dan caci di setiap hari. Ayah meninggal sungguh terlalu pagi, tak ada yang menemani hari, dan menjaga diri. Sering aku menangis, di tengahnya larutnya malam, lelah lapar kedinginan, seakan tak mampu saya hadang. Namun, tidak sedikit cerita-cerita manis yang saya rasakan dengan mereka. Kebersamaan, kasih sayang, cinta, suka, canda dan tawa selalu menghiasi setiap hari saya.
Mereka juga yang mengajarkan saya tentang arti sebuah cinta, kasih dan sayang kepada sesama. Tentunya cinta yang tulus yang mereka berikan kepada saya membuat saya kagum dan haru, karena saya merasa sangat sulit menemukan cinta, kasih, dan sayang yang tulus di kehidupan luar sana kecuali dari ketulusan yang telah saya rasakan dari tangan dan hati mereka.
Saya hanya bisa bersyukur kepada allah yang telah menganugerahkan keluarga yang baik dan hebat untuk saya, dan berjuta-juta terima kasih saya ucapkan untuk keluarga, orang tua, saudara, dan orang yang menyayangi saya dengan penuh ketulusan dan kasih sayang. kalian hebat dan luar biasa. Saya mencintai keluarga sayaa selamanya.

Family Is The G reatest Gift of My Life

Family is a gift and grace of a very important and valuable in my life. Dad was a hard worker and tenacious figure seeking dollars for dollars to fulfill his responsibilities as head of the family. Mom with great patience and sincerity pregnant, give birth, educating, and raising us so any way that we live, and the air that we breathe is becoming something like a blessing to us today. My sister and friends joke and fight even though sometimes I often irritating for him. My little brother, for me he is a surrogate god that I always have to watch because he only became the biggest responsibilities after my father left us eight years ago. That family, they are very valuable to me, no one else can replace the happiness, because only the sincerity and affection of those who made ​​me able to survive amid the difficulties and limitations. despite the many obstacles that hit every step of the way that I take. Many of the things I got from my family, life experiences etched in every twists of life that I live. Bitter life that I live, full of dust and insults in every day. Our dad really died so fast, there is no accompanying day, and keep away. Often I cry in the middle of the night wore on, tired hungry cold, as if I could not obstructed.
However, there is little sweet stories that I feel with them. Togetherness, love, love, love, jokes and laughter always decorate my every day. They also taught me about the meaning of love, mercy and compassion to others. Of course, a sincere love they gave to me makes me amazed and touched, because I felt, I was very difficult to find love, affection, and genuine affection in life out there except of sincerity that I have felt from the hands and their hearts. I can only express gratitude to Allah who has bestowed a good family and great for me, and millions say thanks to my family, parents, brothers, sisters, and people who love me with great sincerity and v 



compassion. My family was great and extraordinary. I love my family forever.

My Diary at University (UPI)



Sejuta pengalaman di balik Moska Camp
Sebuah perjalanan dan pengalaman yang sangat asyik, seru, dan menyenangkan. Tepatnya pada hari jum’at, sabtu, dan minggu, tanggal 25, 26, 27, oktober 2013, di Ranca Upas Cilidey Bandung. sebuah pengalaman yang tentunya tidak akan pernah saya lupakan. Selama tiga hari kami di sana begitu banyak pengalaman dan ilmu yang kami dapatkan. Barisan pohon yang rindang, serta  kebun teh dan kopi yang kami lihat sepanjang perjalanan menambah gairah dan semangat kami ketika itu. Sebuah kata yang pertama kali saya ucapkan ketika sampai di sana adalah  “Wow,,,,sejenak termenung dan tercengang melihat keindahan alam yang luar biasa indah, its amazing........!!!
Kami di suguhkan oleh bukit-bukit yang menjulang tinggi, pohon cemara yang berjajar, suara gemercik air yang mengalir dengan merdunya dan rumput-rumput ilalang yang menari-nari seakan menyambut kami datang dengan penuh keceriaan.
Banyak manfaat yang saya rasakan dalam kegiatan mosca camp ini, dengan kegembiraan yang bergebu-gebu dan antusiasme dari kawan-kawan menambah semarak dan meriah kegiatan mosca camp ini. Kegiatan mosca camp ini membuat ikatan persaudaraan dan kebersamaan kami semakin erat satu sama lain, kebersamaan menjadi hal  utama yang kami rasakan, kami juga di ajarkan untuk belajar hidup mandiri. Dengan peralatan, perlengkapan, dan makanan  seadanya, tetapi tidak menyurutkan semaangat kami untuk terus melanjutkan kegiatan. Malam yang dingin menyelimuti tubuh kami, bintang-bintang yang berkelap-kelip menghiasi dan menambah keindahan di malam itu. Bulanpun bercahaya dengan sinarnya yang sangat  terang. Hari sabtunya kami hiking, menjelajah alam dengan bermacam-macam rintangan. Setiap pos kami di berikan sebuah tantangan dan permainan, dimana dibalik  permainan itu nantinya memberikan esensi dan hikmah sebagai bekal bagi kami nantinya. Pelajaran yang bisa kami petik dari permainan tersebut diantaranya adalah mengajarkan kami untuk  selalu bekerja sama, sesulit apapun situasi dan kondisi yang kami alami, kami harus selalu menjaga kepercayaan dan kekompakan tim. Kami juga di ajarkan begaimana menjadi seorang yang amanah dalam menjaga titipan ataupun amanah dari orang lain. Minggu siang kami merasa sangat sedih, karena kami harus pulang dan berpisah dengan teman-teman dan kakak kelas, ada yang menangis, tertawa, semua larut dalam keharuan. Di situ kami meluapkan kegembiraan dan meneteskan air mata bahagia. Pelajaran dan pengalaman paling berharga bagi saya adalah ketika  Saya dapat merenung dan bertafakur betapa agungnya kuasa allah yang telah menciptakan alam dengan segala keindahannya. Selain itu saya menyadari betapa indah dan bahagianya nya sebuah kebersaaman. Satu kata terakhir, sejuta pengalaman di mosca camp tidak akan pernah saya lupakan.
A million thoughts behind Moska Camp
A travel and experience a very fun, exciting, and fun. Precisely on Friday, Saturday, and Sunday, June 25, 26, 27, October, 2013, in Bandung Cilidey Ranca Upas. certainly an experience I will never forget. During the three days we were there so much experience and knowledge that we get. Rows of shade trees, as well as tea and coffee plantations that we saw along the way add to the excitement and passion when it. A word to say when I first got there was "Wow,,,, pensive moment and was struck by the incredible natural beauty of the beautiful, its amazing ........!!! We were served by hills towering pine trees that lined, splashing sound of water flowing sweetly and grass weeds were dancing as if welcoming us come with full joy. Many of the benefits that I feel in the camp mosca activity, with bergebu passionate excitement and enthusiasm of his colleagues add a lively and festive activities mosca this camp. This camp mosca activity bonds of brotherhood and togetherness makes us more closely with each other, togetherness being the main thing that we feel, we are also taught to learn to live independently. With equipment, supplies, and food potluck, but it did not dampen our spirit to continue the activity. Cold night enveloped our bodies, the stars are twinkling decorate and add beauty in the evening. Moon was shining with a very bright light. On Saturday we were hiking, exploring nature with a variety of obstacles. Every post we given a challenge and a game, where the game was later reversed gives the essence and wisdom as a preparation for our future. Lessons can we learn from them is the game teaches us to always work together, any difficult situations and conditions that we experienced, we must always maintain trust and teamwork. We also taught fantasize being a surrogate or mandate in maintaining the trust of others. Sunday afternoon we were very sad, because we had to go home and parting with friends and seniors, there were tears, laughter, all dissolved in compassion. There we excite joy and happy tears. The most valuable lessons and experience for me is when I can reflect and ponder how great is the power of God who has created the universe with all its beauty. Apart from that I realized how beautiful and happy its a kebersaaman. One last word, a million thoughts in mosca camp I will never forget.

My Diary



Harapan, Usaha dan Target Untuk Bahasa Inggris
Maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai. Itulah pepatah yang sesuai dengan harapan yang sedang saya alami saat ini. Saya bingung, bimbang, tidak tau apa yang harus saya lakukan. Apakah yang terjadi pada saya saat ini. Semangat belajar saya runtuh, kepercayaan diri saya luluh dan melayang jauh. Apa yang terjadi pada diri saya? Apakah saya kurang memperhatikan atau merasa kurang di perhatikan? Yang jelas tidak ada penguatan yang saya rasakan hingga detik ini.  Segudang harapan dan target yang saya tancapkan pada diri saya perlahan mulai terkikis. Saya mencoba untuk terus mengais setitik asa yang masih tersisa hingga akhirnya harapan itu bisa saya genggam dengan peluh dan kerja keras saya. Bagaimanapun kondisi saya saat ini, saya harus bangkit, saya tidak ingin semakin terpuruk oleh keadaan. Dan satu hal lagi adalah saya tidak boleh menunggu  hujan turun untuk memulai menyemai benih-benih harapan itu. Saya tidak boleh lemah dan lengah. Saya yakin jika saya bersungguh-sungguh dan yakin dengan segala kemampuan saya sendiri, maka saya akan menuai dan memetik hasilnya dengan lebih baik. Pepatah mengatakan sebuah besi tidak akan pernah menjadi pisau yang tajam tanpa melalui proses pembakaran dan penempaan. Bagi saya nilai itu tidaklah penting walaupun saya tau itu adalah gambaran usaha yang kita lakukan. Namun saya  punya prinsip bahwa kesuksesan bukanlah seberapa besar hasil yang kita dapatkan, tetapi seberapa besar usaha dan kerja keras kita untuk mencapai hasil tersebut.
Untuk harapan saya, tentunya mata kuliah bahasa Inggris saya ingin mendapat nilai A. Tetapi yang perlu dicatat adalah bukan hanya sekedar nilai, namun nilai tersebut harus sejalan dan seimbang dengan usaha dan kerja keras yang saya lakukan. Karena saya pernah berjanji bahwa saya akan berusaha  sekuat tenaga, sesulit dan seberat apapun itu. Saya tidak aan pernah merasa kecewa dan putus asa dengan hasil yang saya dapatkan nantinya jika saya sudah berusaha dan berjuang keras untuk mencapai dan menggenggam harapan itu. Karena keberhasilan terbesar dalam hidup saya adalah ketika saya mau dan mampu bangkit dari sebuah kegagalan.
Hope , effort , and Target For English
Mean heart hug the mountain , what hand power up . That is a saying that according to the expectations that I am experiencing at this time . I'm confused , wavering , do not know what I should do . What happens to me now . Eager to learn I collapsed , my confidence melted and floated away . What happened to me ? Do I pay less attention or feel less noticed ? Clearly there is no gain that I feel to this day . Myriad expectations and targets which I plug it in me slowly began to erode . I tried to continue to earn a speck of hope that remains until the end I hope it can be handheld with my sweat and hard work . However my current condition , I have to get up , I do not want getting worse by the state . And another thing is I can not wait for rain to begin to sow the seeds of hope . I should not be weak and careless . I 'm sure if I really meant it , and believe with all my own abilities , then I will reap and reap better results . Proverb says an iron will never be without a sharp knife through the combustion process and forging . For me the value is not important although I know it is a picture which we do business . But I have a principle that success is not how much the results we get , but how much effort and hard work we are to achieve these results .
For my hope , of course, English language courses I want to get an A. But what should be noted is not just a value , but the value must be consistent and balanced with effort and hard work that I do . Because I had promised that I would bend over backwards , and no matter how hard it is . I do not aan never felt disappointed and discouraged with my results later when I 've tried and struggled hard to reach and hold that hope . Because the greatest success of my life was when I was willing and able to rise from a failure .

My Diary



Sebuah rencana, mimpi, dan harapan saya di masa depan
Keberhasilan dalam hidup ini adalah ketika kita mau dan mampu bangkit dari sebuah kegagalan. Sebuah mimpi dan harapan bukan hanya sekedar ucapan saja, namun semua itu membutuhkan tindakan, kemauan,  dan kerja keras hingga nanti harapan itu bisa saya genggam. Begitu juga dengan rencana hidup saya. Bagi saya memiliki rencana dimasa depan itu sangat penting, karena sebuah rencana bagisaya adalah jembatan awal menuju cita-cita itu. Rencana masa depan bagi saya juga adalah sebuah target yang harus saya kejar dan sayacapai. Dalam hidup saya ini, saya memiliki rencana masa depan yang harus saya wujudkan. Semua itu saya lakukan untuk orang-orang yang saya sayangi, orang tua, guru, dan sahabat yang selalu mendukung dan mendo’akan saya. Rencana yang saya rencanakan buat masa depan pertama kali adalah membawa ibu saya ketanah suci Mekah, karena bagi saya tiada kebanggaan dan kebahagiaan yang saya rasakan kecuali memberikan kebahagiaan buat ibu saya, dan bagi saya itu sebuah cita-cita yang sangat mulia. Karena dengan cara itulah saya bisa melihat senyuman pipinya yang mengerut, dan meneteskan air mata bahagia, air mata haru setelah melihat saya sukses nantinya. Alangkah bahagianya ketika saya bisa mewujudkan cita-cita itu dengan hasil dari peluh dan kerja keras, setelah selama ini ibu saya berjuang keras banting tulang menyekolahkan saya hingga saya mengenyam kesuksesan dan cita-cita saya. Jika dituntut untuk membayar dan mengembalikan apa yang sudah ibu saya berikan selama ini niscaya saya tidak akan pernah sanggup untuk membalasnya.
Untuk mewujudkan rencana mimpi saya itu tentu tidak mudah, semua perlu perjuangan keras dimulai dari sekarang saya meniti jembatan itu, sejak SMP saya sudah gemar menabung dan menghasilkan uang sendiri, bekerja apapun saya lakukan hanya untuk menabung dua ribu rupiah. Dan sebagian dari uang beasiswa ini saya simpan untuk menambah tabungan saya nantinya. Sampai sekarang saya belum pernah melihat seberapa banyak tabungan saya. Saya yakin rencana mulia saya itu akan terwujud empat tahun lagi. ketika saya lulus sarjanasaya akan memberikan kado terindah buat ibu saya yaitu membawa ibu saya ke rumah Allah Mekah Al Mukarromah.
Setelah cita-cita mulia itu terwujud barulah saya mewujudkan sepuluh cita-cita terbesar saya. Saya ingin jadi guru BK di SMA setelah lulus Sarjana, menikah umur 25 tahun, menyekolahkan adik lak-laki saya, melanjutkan study S2 dan S3, mendirikan perpustakaan di desa saya, mendirikan sekolah untuk anak-anak putus sekolah, mendirikan usaha dagang kue, membuat taman bermain untuk anak-anak di desa, membangun pesantren dan tempat pengajian, dan tentunya semua itu saya anugerahkan buat kebahagiaan keluarga, orang tua, guru, dan sahabat-sahabat saya, karena prinsip hidup saya adalah selalu memberikan manfaat untuk orang lain demi tercapainya kebahagiaan hakiki di dunia dan akhirat.
Semoga apa yang saya cita-cita kan terwujud ya allah. Amieenn yarobbalalamieennnn.
A plan , a dream , and I hope in the future
Success in life is when we are willing and able to rise from a failure. A dream and hope is not just words alone , but all it takes action , the will , and hard work until later I hope it can be handheld . So is the plan of my life . I have a plan for the future is very important , because a plan for me is the beginning of  the bridge toward that goal . Future plans for me also is a target that should I pursue and I have achieved . In my life , I have future plans should I make happen . All that I do for the people I love , parents , teachers , and friends who have always supported and prayed for me . I want to plan for the future is the first time to bring my mother to the holy land of Mecca , because for me there is no pride and happiness that I feel give happiness except for my mother , and for me it's a dream that is very noble . Because that's how I could see the smile wrinkled cheeks , and shed tears of joy , tears of emotion after seeing my success later . How happy when I can achieve that goal with the results of the sweat and hard work , after all this time my mother struggled to send my ass off until I received his successes and my ideals . If required to pay and restore what my mother had given me during this undoubtedly will never be able to repay .
To realize my dream plan was certainly not easy , all the necessary struggle starts from now I am climbing the bridge , since junior high I was fond of to save and make money themselves , whatever work I do is just to save two thousand dollars . And most of the scholarship money I save to add to my savings later . Until now I have never seen how much of my savings . I am sure that my precious plans would come true in four years .when I graduated I would give my mother the most beautiful gift for the mom took me to the house of Allah Makkah Al Mukarromah .
After the noble ideals materialize ten then I realize my biggest dream . I want to be a teacher in high school after graduating BK Bachelor , married age 25 years , educating younger men in my study went on S2 and S3 , founded the library in my village , set up schools for children dropping out of school , set up a trading business cake , make playground for children in the village , building schools and teaching space , and of course all that I bestow happiness for families , parents , teachers , and my friends , because the principle of my life is always a benefit to other people in order to achieve happiness essential in the world and the hereafter .
Hopefully what I aspire to materialize yaallah .Amieenn yes robbalalamieennnn

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Blogger templates

 

Blogger news

Blogroll

About